Memakai Kaos Hitam Berlambang Oi di Panggung SCTV Awards 2019

Sebuah ajang penghargaan bergengsi bagi insan industri hiburan pemirsa SCTV bernama SCTV Awards 2019. Digelar Jumat malam (30/11/2019). Bertempat di Studio 6 Emtek City Daan Mogot Jakarta. Disiarkan langsung oleh SCTV menentukan 12 pemenang dari 12 kategori.

Tampil berpakaian Outdoor Adventure Outfit Iwan Fals tampak bugar. Topi hitam dan kemeja lengan panjang digulung dengan kancing terbuka. Kaos hitam berlambang Oi jelas terlihat. Jarang kita saksikan Iwan Fals tampil di televisi memakai kaos berlambang Oi. Ada apa gerangan?

Jika keseharian memakai kaos Oi itu lumrah. Jika ada acara Oi memakai kaos Oi itu biasa. Tapi jika tampil di televisi yang disaksikan jutaan pasang mata pasti ada sabab musababnya. Konsiderannya apa?

Selidik punya selidik Iwan Fals sebelum tiba di Studio 6 SCTV melakukan kumpulan bersama teman-temanya di Leuwinanggung. Selepas shalat Jumat, Iwan Fals jalan kaki pulang dari masjid. Didampingi teman-teman Oi dari Riau dan Pengurus BPP Oi. Mampir sejenak ke rumah Mang Enci. Seorang tokoh masyarakat yang pada tahun 1999 turut hadir membuka Silaturahmi Oi. Kemudian mendatangi Sekretariat BPP Oi yang siang itu sudah berkumpul teman-teman Oi dari Riau, Lampung, Gorontalo, Jawa Tengah, Jawa Barat, DKI.

Kopi hitam membuka obrolan ringan Iwan Fals dengan teman-teman Oi yang hadir pada pembukaan Rapimnas Oi tahun 2019 & Diklat IV Oi. Obrolan ringan bergeser menjadi berat ketika Iwan Fals mengupas ormas dan perilakunya. Iwan Fals sebagai pendiri Oi memiliki perhatian besar terhadap perkembangan Oi yang berdiri sejak tahun 1999. Mencari panggung di luar dengan cara yang merusak citra ormas mesti dihindari. Tidak ada cara lain yaitu hidupkan sekretariat dengan berkegiatan. Panggungnya Oi adalah sekretariat Oi.

Indonesia Raya 3 Stanza bergema di Pendopo Sekretariat Oi. Ketua Umum BPP Oi Rosana Listanto dalam sambutannya mengupas tema acara “Melangkah Satukan Tekad”. “Melangkah” adalah keniscayaan setiap makhluk hidup. Pergeseran dari setiap titik akan membuahkan catatan sejarah. Dan sejarah hari ini adalah pelajaran untuk generasi selanjutnya. “Satukan Tekad” membuahkan kebersamaan. Serentak menjadi irama yang menghentak. Satukan tekad adalah “Bagimu Oi jiwa raga kami”.

“Konsolidasi dan edukasi berjalan beriringan agar Oi solid dan melahirkan karya yang tertata atas nama Oi,” ucap Rosana Listanto. Kemudian direspon oleh Iwan Fals menjadi kata sambutan yang cukup panjang. Jelas terlihat luapan rindu. Jelas terlihat menaruh harapan kepada Oi. Oi lahir sebagai anak kandung ideologis. Dengan mengambil langkah pasti bergegas menuju studio 6 SCTV. Pamit sejenak meninggalkan pembukaan Rapimnas Oi tahun 2019 dan bakal kembali mengikuti kelas Diklat IV Oi.

2 lagu dibawakan. Senandung Lirih karya Eross Chandra SO7 dan Ancur karya Aziz MS. Di sini bisa dipastikan Rapimnas Oi tahun 2019 tetap berjalan saat Iwan Fals tampil. Bersamaan dengan persidangan yang membahas pasal-pasal persidangan. Pimpinan Sidang Soedick Purnomo tidak menggubris untuk melakukan break persidangan. Alotnya persidangan sejalan dengan ramainya penonton SCTV. Ini artinya pada tingkatan oganisasi Oi komitmen kepada agenda dan jadwal persidangan. Sebaliknya Iwan Fals memiliki empati dengan kaos hitam yang dipakainya. Saling mengharumkan dan saling menguatkan. Agar terhindar dari ketidakberdayaan seperti yang disinggung pada lagu Senandung Lirih dan Ancur.


Leuwinanggung, (3/12/2019).

Fotografer : Ricky Adrian
Penulis : Syaiful Ramadlan
Editor : Rosana Listanto